Standar Akuntansi Pemerintahan 07 tentang Akuntansi Aset Tetap

Standar Akuntansi Pemerintahan 07 tentang Akuntansi Aset Tetap

aktiva tetap

Kali ini ingin menulis tentang Aset Tetap diruang lingkup Akuntansi Pemerintahan. Sedikit banyak akan mengupas seperti apa sih isinya Standar Akuntansi Pemerintahan pernyataan 07 tentang akuntansi aset tetap. Pertama kali mari kita lihat definisinya, dalam SAP aset tetap di definisikan sebagai aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan kepada masyarakat umum.

 

Bila melihat dari definisi diatas ada dua poin penting yaitu memiliki manfaat lebih dari 12 bulan dan digunakan sebagai operasi kegiatan pemerintahaan atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Jadi untuk pengungkapannya dalam neraca hanya aset yang memenuhi syarat tersebutlah yang akan muncul di rekening aset tetap.

Klasifikasi Aset Tetap

Aset tetap dapat dikelompokan menurut kesamaan sifat dan fungsinya dalam operasional entitas pelaporan, klasifikasinya adalah ;

  1. Tanah
  2. Peralatan dan Mesin
  3. Gedung dan Bangunan
  4. Jalan, Irigasi, dan Jaringan
  5. Aset tetap lainnya
  6. Konstruksi dalam pengerjaan

Pengakuan Aset Tetap

Untuk dapat diakui sebagai Aset Tetap ada beberapa hal yang harus dipenuhi selain harus mempunyai masa manfaat lebih dari 12 bulan dan digunakan untuk operasi Pemerintah, Aset tetap harus mampu diukur harga perolehannya secara handal, tidak disediakan untuk diserahkan atau dijual dalam operasi normal entitas diperoleh atau dibangun dengan tujuan untuk dipergunakan dan mengatur perlakuan akuntansi untuk aktiva tetap.

Pengukuran-pengukuran tersebut harus dapat ukur dengan nilai ekonomi yang andal. Yang jelas aset tetap dapat diakui saat terjadi pengalihan kepemilikan dengan didukung bukti bukti yang sah dan jelas.

Pengukuran Aset Tetap

Aset tetap nilai berdasarkan harga perolehan atau nilai wajar saat perolehan. Sedangkan penilaian awal aset tetap bisa didasarkan atas penilain kembali oleh lembaga apraisal atau dengan menentukan nilai aset tetap dengan harga wajar yang berlaku pada saat penyusunan neraca awal Pemerintah.

Perhitungan Harga Perolehan

Harga perolehan suatu aset adalah seluruh biaya yang melekat pada aset tetap tersebut sampai siap digunakan untuk kegiatan yang dimaksudkan. Jadi akan ada kegiatan identifikasi komponen biaya yang masuk kedalam perhitungan harga perolehan sehingga bisa jadi nilai aset tetap yang diakui dapat melebihi jumlah belanja modal murni yang direalisasikan.

Pengkauan nilai untuk Tanah harus meliputi harga beli tanah, Biaya yang dikeluarkan dalam rangka memperoleh hak, biaya pematangan, pengukuran, penimbunan, dan biaya lainnya yang dikeluarkan sampai tanah tersebut siap pakai, Nilai tanah juga meliputi nilai pada bangunan lama yang ada diatas tanah tersebut.

Sumber: http://blog.jagoanku.com/keuangan-daerah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: